Kasus pelecehan seksual petugas kebersihan anak punk ditangkap satpol pp dan memberikan keterangan pelaku bukan dari kalangan anak punk

Berita Kasus 26 Aug 2026 13:15 2 min read 38 views By Danny
Kasus pelecehan seksual petugas kebersihan anak punk ditangkap satpol pp dan memberikan keterangan pelaku bukan dari kalangan anak punk
; BUNGO Kasus pelecehan seksual yang menimpa petugas kebersihan bernama Ngadinah pada Senin, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 05.30 WIB, d...

 

BUNGO — Kasus pelecehan seksual yang menimpa petugas kebersihan bernama Ngadinah pada Senin, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 05.30 WIB, di depan Toko Amanah, Jalan H. Hanafie, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan Pasar Muara Bungo, terus berlanjut. Setelah korban melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian, sejumlah anak punk diamankan oleh Satpol PP dan dibawa ke Dinas Sosial untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Peristiwa pelecehan bermula saat korban sedang bertugas menyapu jalan. Tiba-tiba dari belakang, seseorang memeluk korban dan meremas payudaranya hingga korban jatuh tersungkur ke aspal. Pelaku bahkan sempat mengucapkan kata-kata cabul, namun beruntung ada warga yang lewat sehingga pelaku segera kabur. Korban mengalami guncangan fisik maupun psikis dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

 

Dalam pemeriksaan di Dinas Sosial, para anak punk yang diamankan memberikan keterangan penting. Mereka menegaskan bahwa pelaku pelecehan tersebut bukan berasal dari kalangan mereka. Bahkan, mereka mengaku mengetahui siapa pelaku sebenarnya, yaitu seseorang yang bertempat tinggal di Kampung Solok dan diketahui sering berkeliaran di luar pada malam hari.

 

Selain memberikan keterangan, para anak punk tersebut juga didata oleh pihak Dinas Sosial. Mereka diberikan pembinaan dan arahan agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum serta tetap menjaga ketertiban umum. Setelah proses pendataan dan pembinaan selesai, mereka kemudian dilepaskan kembali.

 

Pihak berwenang kini memegang informasi baru terkait identitas pelaku berdasarkan keterangan tersebut. Penyelidikan terus diperdalam untuk mengungkap dan memproses hukum pelaku yang sebenarnya, demi memberikan keadilan bagi korban yang mengalami trauma akibat perbuatan tersebut.

Chat with us on WhatsApp