Hotspot Terdeteksi di Sarana Jaya,Lahan seluas 2 Hektar Milik warga Terbakar,Api sudah Padam

Berita TNI / POLRI 09 Sep 2026 21:27 2 min read 23 views By Danny
Hotspot Terdeteksi di Sarana Jaya,Lahan seluas 2 Hektar Milik warga Terbakar,Api sudah Padam
  BUNGO – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bungo. Kali ini, sekitar 2 hektare lahan milik...

 

BUNGO – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bungo. Kali ini, sekitar 2 hektare lahan milik warga bernama H. Nero, yang berlokasi di Desa Sarana Jaya, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, terkonfirmasi telah terbakar, Rabu (9/9/2026).

 

Kawasan lahan tersebut terletak tepat di depan Kantor Satlantas Polres Bungo. Sebelumnya, pantauan satelit mendeteksi adanya satu titik panas atau hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang, pada koordinat 102.0886124° Bujur Timur dan -1.4135480° Lintang Selatan.

 

Menindaklanjuti data tersebut, personel Satgas Karhutla Kabupaten Bungo bersama unsur terkait langsung bergerak melakukan pengecekan lapangan atau ground check ke lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Setibanya di tempat kejadian, tim menemukan lahan seluas sekitar 2 hektare yang sudah terbakar habis. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kobaran api telah padam sepenuhnya, sehingga tidak ditemukan lagi titik api aktif di lokasi. Jenis tanah di kawasan tersebut diketahui berupa tanah mineral.

 

Penanganan dan pengecekan ini melibatkan berbagai unsur, antara lain anggota Satgas Karhutla Kabupaten Bungo, BPBD Kabupaten Bungo, Manggala Agni, Basarnas, KBO Sat Samapta Polres Bungo, Tim Satgas Operasi Aman Nusa II–2026, serta peran aktif masyarakat sekitar.

 

Selain memastikan kondisi di lapangan, petugas juga melakukan verifikasi titik koordinat, pemeriksaan kondisi lahan, berkoordinasi dengan Unit Tipiter Satreskrim Polres Bungo serta Tim Manggala Agni, hingga meminta keterangan dari saksi mata yang ada di sekitar lokasi. Seluruh proses didokumentasikan secara lengkap dan segera dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan pemantauan dan tindak lanjut selanjutnya.

 

Kasi Humas Polres Bungo, IPTU Bambang JM, kembali mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara dibakar, terlebih di tengah kondisi cuaca kering yang sangat rawan terjadinya kebakaran saat ini.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk sama sekali tidak membakar lahan. Apabila melihat adanya titik api atau tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secepat mungkin sebelum meluas,” tegasnya.

 

Sebagai langkah pencegahan berkelanjutan, pihak berwenang akan terus memperketat pemantauan dan penyisiran di wilayah-wilayah yang berpotensi muncul titik panas. Sosialisasi serta edukasi mengenai bahaya dan larangan membakar hutan dan lahan juga akan terus diperluas ke masyarakat luas.

 

Langkah-langkah ini diambil sebagai upaya serius untuk mencegah munculnya titik api baru, sekaligus mengantisipasi meluasnya dampak Karhutla yang dapat merugikan lingkungan dan kesehatan seluruh warga Kabupaten Bungo.

Chat with us on WhatsApp