Akibat Berantas Korupsi, Kursi Hilang? Purbaya Dicopot Usai Bongkar Dugaan Kebocoran Pajak

Berita Nasional 15 Sep 2026 18:37 โ€ข 3 min read โ€ข 55 views โ€ข By Admin

Share berita ini

Akibat Berantas Korupsi, Kursi Hilang? Purbaya Dicopot Usai Bongkar Dugaan Kebocoran Pajak
Garudabuserindonesia.com JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026) berlangsung mengejutkan. Hanya bebera...

Garudabuserindonesia.com JAKARTA – Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Senin (14/9/2026) berlangsung mengejutkan. Hanya beberapa jam sebelum pencopotan diumumkan, Purbaya masih mengikuti rapat bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Di hari yang sama, Purbaya juga sempat mengungkap dugaan adanya kebocoran penerimaan negara dalam sektor perpajakan.

 Ia menyoroti sekitar 40 pabrik baja asal China yang disebut belum memenuhi kewajiban perpajakan secara penuh.

 Purbaya bahkan mengaku telah memerintahkan pemeriksaan terhadap perusahaan-perusahaan tersebut. Namun, menurutnya, tidak satu pun dari daftar itu diperiksa saat perintah tersebut diberikan.

Kondisi itu membuat Purbaya mencurigai adanya oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang bermain.

“Jadi dari itu saya gampang menyimpulkan, pasti mereka main sebagian,” ujar Purbaya dalam rapat dengan Komite IV DPD RI, Senin (14/9/2026).

Purbaya juga mengungkap contoh satu perusahaan di kawasan Pulogadung.

Berdasarkan pemeriksaan, ia menyebut potensi kewajiban pajak perusahaan tersebut sedikitnya mencapai Rp200 miliar dan bisa mendekati Rp1 triliun jika pemeriksaan dilakukan lebih ketat.

Tak hanya itu, dalam keterangan lain, Purbaya menyebut dari 40 perusahaan yang masuk daftar, baru satu perusahaan yang diperiksa.

Ia memperkirakan potensi penerimaan dari seluruh persoalan tersebut dapat mencapai beberapa triliun rupiah.

Telepon Istana di Tengah Rapat Drama pergantian jabatan kemudian terjadi ketika rapat Komite IV DPD RI masih berlangsung. Purbaya menerima telepon dari Istana. 

Pimpinan rapat mempersilakannya mengangkat telepon dan rapat sempat dihentikan.

Setelah itu, Purbaya keluar dari ruang rapat dan tidak kembali melanjutkan agenda seperti sebelumnya.

Belakangan diketahui bahwa telepon tersebut berkaitan dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya dari posisi Menteri Keuangan.

Pada sore harinya, Presiden Prabowo melantik Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.

Purbaya pun resmi meninggalkan kursi Menteri Keuangan setelah sekitar satu tahun menjabat.

 Dicopot Karena Bongkar Pajak? Di sinilah pertanyaan publik mulai bermunculan.

Pencopotan Purbaya terjadi pada hari yang sama ketika ia secara terbuka menyoroti dugaan permainan oknum pajak dan persoalan 40 pabrik baja.

Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah yang menyebut bahwa pengungkapan persoalan pajak tersebut menjadi alasan Purbaya dicopot.

Purbaya sendiri menepis isu bahwa pencopotannya disebabkan gesekan internal dan menyebut pergantian Menteri Keuangan merupakan hak prerogatif Presiden.

Di sisi lain, sejumlah laporan menyebut keputusan pencopotan itu berkaitan dengan dinamika kebijakan fiskal, kredibilitas APBN, serta kebutuhan pemerintah menjaga kepercayaan investor.

Reuters melaporkan Purbaya mengaku kecewa, tetapi sebelumnya sudah menduga kemungkinan dirinya diganti.

 Dengan demikian, hubungan langsung antara “membongkar kebocoran pajak” dan “kehilangan kursi Menteri Keuangan” masih sebatas pertanyaan dan spekulasi publik, bukan fakta yang telah dikonfirmasi pemerintah.

 Tetapi satu hal jelas: Purbaya membongkar persoalan serius di sektor penerimaan negara pada siang hari, lalu beberapa jam kemudian harus meninggalkan kursi Menteri Keuangan.

 Membongkar kebocoran pajak memang membutuhkan keberanian.

Ad
Garuda Buser Indonesia
Ad
Penanggunh Jawab GarudaBuserinfonesia
Ad
DPO Taufik hidayat
Ad
Garuda Buser Indonesia
Garuda Buser Indonesia

Recent Articles

Popular Articles

Chat with us on WhatsApp